
Jakarta, gmt-2000.com Indonesia
—
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur
hujan
dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Sabtu (20/6). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 19-21 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga.
Sementara itu, sejumlah wilayah seperti Aceh, Riau, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, dan sederet wilayah lain berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.
Berikut daftar lengkap wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
* Aceh
* Sumatra Barat
* Riau
* Kep. Riau
* Jambi
* Sumatra Selatan
* Kep. Bangka Belitung
* Bengkulu
* Bali
* Nusa Tenggara Barat
* Nusa Tenggara Timur
* Kalimantan Barat
* Kalimantan Tengah
* Kalimantan Timur
* Kalimantan Utara
* Sulawesi Tengah
* Sulawesi Barat
* Maluku
Angin kencang
* Kep. Bangka Belitung
* Maluku
* Maluku Utara
* Nusa Tenggara Barat
* Nusa Tenggara Timur
* Sulawesi Selatan
* Sulawesi Tenggara
* Sulawesi Utara
Kemarau meluas
Memasuki dasarian III Juni 2026, wilayah Indonesia yang berada pada periode musim kemarau diprakirakan semakin bertambah. BMKG menyebut sifat hujan selama musim kemarau secara umum diprediksi berada pada kategori bawah normal, terutama di sebagian besar wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
“Kondisi ini sejalan dengan perkembangan indikator El Niño Southern Oscillation (ENSO) yang menunjukkan kecenderungan menuju fase hangat dengan intensitas moderate di wilayah Samudra Pasifik tropis bagian tengah hingga timur,” kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 19-25 Juni 2026.
Kondisi tersebut ditunjukkan oleh nilai indeks Niño 3.4 sebesar +0,92 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -23,1, yang secara umum dapat berkontribusi terhadap berkurangnya peluang pembentukan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
“Namun demikian, potensi hujan masih tetap perlu diwaspadai karena dinamika atmosfer regional maupun faktor lokal masih dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa daerah,” jelas BMKG.
Dalam sepekan ke depan, pola siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua Barat dan di Samudra Hindia barat Sumatra, yang dapat memicu terbentuknya pola perlambatan dan pertemuan angin.
Selain itu, kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah juga masih menunjukkan tingkat labilitas yang mendukung proses konveksi. Kondisi udara yang labil tersebut berpotensi memperkuat pertumbuhan awan konvektif, khususnya di wilayah Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
Dengan adanya kombinasi faktor-faktor tersebut, peluang hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau.
(lom/lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video gmt-2000.com]
Baca lagi: Telkom Rombak Jajaran Komisaris, Ada Dirjen Komdigi Edwin Hidayat
Baca lagi: Kian Diminati, Transaksi QRIS Turis di RI Tembus Rp2,85 T
Baca lagi: Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi Lewat Sekolah Rakyat



14 Responses
Artikel ini menjadi sumber pengetahuan yang sangat berguna dan informatif.https://creativeposts.top/stats/77811
Tulisan yang sangat baik dan sarat dengan informasi berharga. Saya mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat menambah pengetahuan dan pemahaman saya setelah membacanya hingga selesai. Terima kasih telah berbagi konten yang berkualitas dan bermanfaat. Jangan lupa mengunjungi https://forums.winterhighland.info/read.php?2,106192,113389,quote=1.
Penjelasan yang diberikan sangat membantu memahami topik secara keseluruhan. Tambahan informasi bisa ditemukan di Link alternatif Help center WIJAYA 88.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://app.opencve.io/cve/CVE-2009-2653 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://article.pchome.net/content-1055645.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://bong88living.stck.me/ yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Artikel ini menjawab beberapa pertanyaan yang saya miliki. Saya juga menemukan informasi tambahan di https://tawk.to/1cfcaa9ff4e60b36ca30223b6cddae5ed21ecca4?_gl=1*av698z*_ga*MTY0MDU3OTQ2LjE3MjI1MTE5NzU.*_ga_ZJL9LF36Z8*MTcyMjUxMTk3NC4xLjEuMTcyMjUxMjI5Ni4wLjAuMA...
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=628 yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://www.sitelike.org/similar/mayortunes.com/ nyambung banget.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://vi.gta5-mods.com/users/epicureannycom di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.buzzbii.com/epicureannycom?lang=italian.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://pxhere.com/de/photographer/4505044 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Sebuah elaborasi yang sangat berani. Penulis tidak ragu menyajikan sudut pandang alternatif yang membuka mata pembaca https://www.sbs.com.au/news/dateline/article/sexual-violence-against-the-yazidis-is-part-of-iss-genocide-campaign/8nbbx8ykt
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://aroundsuannan.ssru.ac.th/index.php?topic=349669.0 ngebahas hal yang lumayan mirip.