
Jakarta, gmt-2000.com Indonesia
—
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur
hujan
dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari ini, Rabu (1/7). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 29 Juni-1 Juli.
kemara
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut sejumlah wilayah seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kep. Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, dan sederet wilayah Papua berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
Tidak ada wilayah yang berstatus Siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini.
BMKG juga menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
Sumatra Utara
Sumatra Barat
Kepulauan Riau
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Maluku
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua
Papua Selatan
Angin kencang
Aceh
Banten
Jawa Barat
Kep. Bangka Belitung
Musim kemarau meluas
Pada dasarian I Juli, sebagian wilayah Indonesia diprakirakan masih berada pada curah hujan kategori rendah, yaitu kurang dari 50 mm per dasarian. BMKG menyebut kondisi ini menunjukkan bahwa pengaruh musim kemarau mulai meluas di berbagai daerah.
“Wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan rendah meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, sebagian Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, serta wilayah Banten hingga Nusa Tenggara Timur,” kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 30 Juni-6 Juli.
Pola serupa juga diprakirakan terjadi di sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Meski demikian, peluang hujan belum sepenuhnya berkurang. Dalam sepekan ke depan, dinamika atmosfer pada skala regional maupun lokal masih cukup aktif dan berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. Secara spasial, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diprakirakan masih berpengaruh di sekitar Samudra Hindia barat Sumatra, Maluku, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat, Papua Barat Daya, hingga Laut Arafuru.
Kondisi tersebut juga didukung oleh Gelombang Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di wilayah Samudra Hindia barat Sumatra, Laut Cina Selatan, Laut Sulu, serta Samudra Pasifik utara Maluku. Selain itu, Gelombang Kelvin diprakirakan signifikan di wilayah Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
Faktor lain yang turut mendukung peluang hujan di tengah meluasnya musim kemarau adalah terbentuknya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatra Barat, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua.
Keberadaan sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di Samudra Hindia barat Sumatra, pesisir barat Sumatra, pesisir timur Kalimantan Timur, Selat Makassar, Samudra Pasifik utara Papua, serta di sekitar pusat sirkulasi tersebut.
Di sisi lain, kondisi atmosfer lokal di beberapa wilayah masih menunjukkan labilitas yang cukup mendukung proses konveksi. Dengan kombinasi berbagai faktor tersebut, hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau.
(lom)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video gmt-2000.com]
Baca lagi: Mbappe Cuma Butuh 18 Laga Buat Rekor Gol Piala Dunia, Messi 29 Tanding
Baca lagi: Eks Pejabat Top Israel Mau Lengserkan PM Netanyahu
Baca lagi: Iran Bantah Keras Klaim Trump Mohon-mohon Pertemuan di Qatar



17 Responses
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://article.pchome.net/content-1055645.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://www.seebug.org/vuldb/ssvid-19567 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Terus berkarya dan menghadirkan konten yang bermanfaat seperti ini. https://www.intensedebate.com/people/king88comguru
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=539.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://thenationonlineng.net/the-best-international-collaboration-that-transpired-in-the-afrobeat-curriculum-so-far/ juga mengulas hal serupa.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://pxhere.com/de/photographer/4505044 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/txlyon/ ya guys.
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/sbourgx/ cekidot aja guys.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://kldp.org/comment/351707 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=288984 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen literasi mendalam yang mampu menaikkan standar daya kritis masyarakat https://www.ifixit.com/Guide/Tennis+Racquet+Grip+Tape+Replacement/88945
Setiap segmen dalam artikel ini disusun dengan rigiditas akademik yang tinggi, menjadikannya sebuah rujukan literasi yang sangat berwibawa https://chrome-stats.com/d/io.kodular.webstech65.Tennis_Machines_Tips
Artikel seperti ini membuat pembaca lebih mudah memahami sebuah topik. Saya juga memperkaya bacaan melalui https://social.unib.ac.id/bsw/.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=304681 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Saya baru sadar ternyata topik ini cukup menarik jika dijelaskan dengan cara yang sederhana. Referensi lainnya bisa dilihat di [https://daringfireball.net/linked/2010/june](https://daringfireball.net/linked/2010/june).
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/comment/352385 deh, lengkap parah!
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://bmoreart.com/2012/10/strung-out-alex-ebstein-charts-new-path.html lumayan buat bahan bacaan ekstra.