
Jakarta, gmt-2000.com Indonesia
—
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
BMKG
) mengungkap sejumlah wilayah masih berpotensi
hujan
pada Selasa (23/6). Simak daftarnya.
Menurut BMKG, hujan di tengah musim kemarau ini terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah kemunculan Siklon Tropis Mekkhala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan Tropical Cyclon Warning Center, siklon ini berkembang dari Bibit Siklon Tropis 92W. Saat ini, siklon tersebut posisinya berada di timur Laut Filipina.
Kecepatan angin maksimum Siklon Tropis Mekkhala dalam 24 jam ke depan diprakirakan menurun, tapi intensitasnya masih dalam kategori empat dengan pergerakan ke arah barat laut.
“Walaupun dalam beberapa hari ke depan Siklon Tropis Mekkhala bergerak semakin menjauhi wilayah Indonesia, peluang hujan belum sepenuhnya hilang,” jelas BMKG dalam laman resminya, Senin (22/6).
BMKG juga mengungkapkan bahwa pada Dasarian III Juni 2026, curah hujan di Indonesia secara umum diprakirakan berada pada kategori menengah (62,55 persen) dan rendah (37,39 persen), dengan peluang hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi relatif terbatas.
Area dengan curah hujan rendah meliputi Jawa, Bali, NTB, NTT, Lampung, serta sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian selatan; sedangkan hujan kategori menengah masih banyak dijumpai di Sumatra bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian barat hingga utara, sebagian Sulawesi, Maluku, dan Papua. Kondisi ini mempertegas potensi kemarau yang semakin meluas di wilayah Indonesia.
BMKG memprakirakan, dalam sepekan ke depan, pergerakan Gelombang Kelvin dari wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga pesisir Papua Barat Daya berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah.
Kondisi ini turut diperkuat oleh pola siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra dan Selat Makassar yang dapat membentuk area perlambatan serta pertemuan angin. Selain itu, labilitas atmosfer yang masih cukup kuat, terutama di Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
“Hal ini membuat peluang hujan tetap perlu diwaspadai meskipun sebagian wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kemarau,” kata BMKG.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan pada Selasa (23/6):
1. Aceh
2. Sumatra Utara
3. Sumatra Barat
4. Riau
5. Kepulauan Riau
6. Banten
7. Jawa Tengah
8. Jawa Timur
9. Nusa Tenggara Barat
10. Kalimantan Utara
11. Sulawesi Tengah
12. Sulawesi Barat
13. Sulawesi Selatan
14. Maluku
15. Papua
16. Papua Tengah
17. Papua
18. Jawa Barat (siaga hujan lebat-sangat lebat)
(dmi)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video gmt-2000.com]
Baca lagi: Trump Mau Ganti Rezim Netanyahu, Ini Partai-partai Garis Keras Israel
Baca lagi: Ruben Datangi KPAI, Ngadu Anak-anaknya di Sarwendah Live hingga Malam
Baca lagi: ‘Neraka’ Gelombang Panas Ekstrem Eropa, 2 Anak di Prancis Meninggal



16 Responses
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://gynvael.coldwind.pl/?id=283 juga bahas hal yang sama lho.
Penulis berhasil menjelaskan topik ini dengan sangat baik. https://www.encyclopedia.com/people/history/bolivian-history-biographies/hernan-siles-zuazo
Artikel ini menjawab beberapa pertanyaan yang saya miliki. Saya juga menemukan informasi tambahan di https://tawk.to/1cfcaa9ff4e60b36ca30223b6cddae5ed21ecca4?_gl=1*av698z*_ga*MTY0MDU3OTQ2LjE3MjI1MTE5NzU.*_ga_ZJL9LF36Z8*MTcyMjUxMTk3NC4xLjEuMTcyMjUxMjI5Ni4wLjAuMA...
Terima kasih atas waktu dan usaha dalam membuat artikel ini. Sebagai tambahan informasi, Anda bisa melihat https://www.speedrun.com/users/king88com/following?view=games.
Penulis berhak dapet apresiasi tertinggi untuk artikel sekomprehensif ini. Isinya benar-benar berbobot https://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/63/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://lb02.smashwords.com/profile/view/SteveKuhn deh, lengkap parah!
Konten yang sarat akan makna dan ilmu praktis. Terima kasih atas dedikasinya https://forexea.forumotion.com/t101p75-japanese-sail-patterns-strategy-and-more-with-ayrex-binary-options-broker
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di http://apeml.blog.free.fr/index.php?post/2014/09/30/Quinzaine-commerciale-de-Montigny&pub=1 siapa tau ngebantu.
Bener-bener membuka wawasan baru nih. Makasih sharing-nya! Kebetulan saya juga nemu bahan bacaan yang relate banget di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/sbourgx/ cekidot aja guys.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://kldp.org/comment/351707 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Setiap segmen dalam artikel ini disusun dengan rigiditas akademik yang tinggi, menjadikannya sebuah rujukan literasi yang sangat berwibawa https://chrome-stats.com/d/io.kodular.webstech65.Tennis_Machines_Tips
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/node/59903 tadi.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://kldp.org/comment/268755 juga bahas hal yang sama lho.
Struktur argumentasi yang dibangun merefleksikan sebuah metodologi riset yang ketat, disiplin, dan terbebas dari tendensi personal https://www.primescholars.com/articles/advancements-in-the-management-of-pancreatic-cancer-2015-asco-gastrointestinal-cancers-symposium-san-francisco-ca-usa-ja-98742.html
Semoga blog ini terus aktif menghadirkan konten yang bermanfaat. Saya juga mengikuti perkembangan informasi di https://akbis.pau.edu.tr/personel/1354.
Artikel ini cukup menarik karena penyampaiannya terasa ringan namun tetap memberikan informasi yang bermanfaat. Saya juga menemukan referensi tambahan melalui https://www.instapaper.com/p/hurawatchtv.